Salah satu pertanyaan paling sering muncul dari calon pekerja SSW adalah soal gaji. Karena status SSW setara pekerja penuh, gaji yang diterima mengikuti upah minimum regional (UMR) di prefektur tempat bekerja, ditambah tunjangan sesuai kebijakan perusahaan.
Kisaran Gaji per Sektor
Angka di bawah ini adalah estimasi umum sebelum potongan pajak dan asuransi, dan bisa berbeda tergantung prefektur, jam lembur, serta pengalaman kerja.
- Peternakan: sekitar 170.000 hingga 220.000 yen per bulan, tergantung jenis ternak dan skala peternakan.
- Perikanan: sekitar 180.000 hingga 250.000 yen per bulan, bisa lebih tinggi untuk pekerja kapal penangkap ikan lepas pantai karena tunjangan risiko.
- Konstruksi: sekitar 200.000 hingga 280.000 yen per bulan, termasuk salah satu sektor SSW dengan gaji tertinggi karena permintaan tenaga kerja yang besar.
- Pertanian: sekitar 160.000 hingga 210.000 yen per bulan, dengan variasi cukup besar tergantung musim panen.
- Perhotelan: sekitar 170.000 hingga 230.000 yen per bulan, ditambah kemungkinan tip atau bonus musiman di area wisata.
Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji
- Lokasi kerja. Prefektur besar seperti Tokyo dan Osaka memiliki UMR lebih tinggi dibanding daerah pedesaan.
- Jam lembur (zangyo). Lembur dibayar terpisah dan bisa menambah penghasilan bulanan secara signifikan.
- Pengalaman dan level SSW. Pekerja yang naik ke SSW 2 biasanya mendapat gaji lebih tinggi karena dianggap punya keahlian lebih matang.
- Tunjangan tambahan. Beberapa perusahaan memberi tunjangan transportasi, makan, atau tempat tinggal yang mengurangi beban biaya hidup.
Catatan Penting
Selalu cek detail kontrak kerja sebelum berangkat, termasuk potongan untuk asuransi kesehatan, pensiun (nenkin), dan pajak penghasilan. Jangan ragu bertanya ke agen penyalur atau supervisor Jepang soal rincian slip gaji (kyuuyo meisai) agar tidak ada kesalahpahaman soal komponen gaji.